Taklim.onlineAmal Jariyah
Panduan Lengkap Sesuai Sunnah Shahih

Belajar Sholat & Thaharah Mudah, Tenang & Sahih

Dirancang khusus untuk mualaf dan siapa saja yang ingin memperbaiki kualitas sholat. Dilengkapi teks Arab jernih, transliterasi Latin, terjemahan kata per kata, dan mode latihan mandiri.

Mode Simulasi Latihan
Fitur Interaktif

Simulasi Latihan Mandiri Sholat

Latih urutan gerakan dan bacaan langkah demi langkah dengan tempo nyata.

Langkah 1 dari 13Rakaat 1
Posisi: Berdiri Menghadap KiblatRukun Wajib

1. Niat & Berdiri Tegak

نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ لِلَّهِ تَعَالَى

Pelafalan Latin:

Nawaitu an ushalliya lillāhi ta'ālā

Artinya:

Aku berniat melaksanakan sholat karena Allah Ta'ala.

Niat tempatnya di dalam hati, bertekad bulat menghadap Allah dengan khusyuk. Berdiri tegak adalah rukun bagi yang mampu.

113 Gerakan & Bacaan Sholat Lengkap

Dipraktikkan mulai dari Takbiratul Ihram sampai Salam.

1

1. Niat & Berdiri Tegak (Qiyam)

Rukun Wajib
Posisi Tubuh: Berdiri menghadap Kiblat

نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ لِلَّهِ تَعَالَى

Pelafalan Latin:

Nawaitu an ushalliya lillāhi ta'ālā

Artinya:

Aku berniat melaksanakan sholat karena Allah Ta'ala.

Penjelasan Syar'i: Niat tempatnya di dalam hati, bertekad bulat menghadap Allah dengan khusyuk. Berdiri tegak adalah rukun bagi yang mampu.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Cukup hadirkan kesadaran penuh di hati: "Saya sedang berdiri untuk sholat Subuh/Dzuhur menghadap Allah semata".
2

2. Takbiratul Ihram

Rukun Wajib
Posisi Tubuh: Mengangkat kedua tangan sejajar bahu atau telinga

اللَّهُ أَكْبَرُ

Pelafalan Latin:

Allāhu Akbar

Artinya:

Allah Maha Besar.

Penjelasan Syar'i: Mengucapkan takbiratul ihram adalah rukun yang menandai dimulainya sholat dan diharamkannya perbuatan di luar sholat.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Angkat kedua tangan dengan telapak menghadap kiblat dan jari-jari tidak terlalu renggang, lalu letakkan tangan kanan di atas pergelangan tangan kiri di dada/perut (bersedekap).
3

3. Doa Iftitah

Sunnah Muakkad
Posisi Tubuh: Bersedekap di dada, pandangan ke tempat sujud

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ

Pelafalan Latin:

Allāhumma bā'id bainī wa baina khathāyāya kamā bā'adta bainal-masyriqi wal-maghrib. Allāhumma naqqinī min khathāyāya kamā yunaqqats-tsaubul-abyadhu minad-danas. Allāhummaghsilnī min khathāyāya bits-tsalji wal-mā'i wal-barad.

Artinya:

Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air, dan embun/es.

Penjelasan Syar'i: Doa pembuka sholat yang sangat dianjurkan (HR. Bukhari & Muslim). Dibaca perlahan dan khusyuk.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Bagi yang belum hafal, bisa membaca versi ringkas: "Subhanakallahumma wa bihamdika wa tabarakasmuka wa ta'ala jadduka wa la ilaha ghairuk".
4

4. Membaca Surah Al-Fatihah

Rukun Wajib
Posisi Tubuh: Bersedekap tegak

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ﴿١﴾ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٢﴾ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ﴿٣﴾ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ﴿٤﴾ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ﴿٥﴾ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿٦﴾ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ﴿٧﴾

Pelafalan Latin:

Bismillāhir-rahmānir-rahīm. Al-hamdu lillāhi rabbil-'ālamīn. Ar-rahmānir-rahīm. Māliki yaumid-dīn. Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn. Ihdinas-shirāthal-mustaqīm. Shirāthal-ladzīna an'amta 'alaihim ghairil-maghdhūbi 'alaihim waladh-dhāllīn. (Āmīn)

Artinya:

1. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. 2. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. 3. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. 4. Pemilik hari pembalasan. 5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. 6. Tunjukilah kami jalan yang lurus. 7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (Kabulkanlah)

Penjelasan Syar'i: Membaca Surah Al-Fatihah adalah rukun wajib di setiap rakaat. Sholat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Mualaf yang belum hafal boleh membaca lewat catatan/buku kecil terlebih dahulu di depan tempat sholat sampai hafal.
5

5. Membaca Surah Pendek (Rakaat 1 & 2)

Sunnah Muakkad
Posisi Tubuh: Bersedekap tegak

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤﴾

Pelafalan Latin:

Qul huwallāhu ahad. Allāhus-samad. Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakun lahū kufuwan ahad.

Artinya:

1. Katakanlah (Muhammad): "Dialah Allah, Yang Maha Esa. 2. Allah tempat meminta segala sesuatu. 3. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. 4. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."

Penjelasan Syar'i: Disunnahkan membaca ayat atau surah lain dari Al-Qur'an setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas adalah pilihan terbaik bagi pemula karena pendek dan sarat tauhid.
6

6. Ruku' & Thuma'ninah

Rukun WajibDibaca 3x
Posisi Tubuh: Membungkuk 90 derajat, punggung lurus, tangan di lutut

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

Pelafalan Latin:

Subhāna rabbiyal-'azhīmi wa bihamdih (Dibaca 3x)

Artinya:

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya.

Penjelasan Syar'i: Membungkukkan badan hingga punggung dan kepala rata, telapak tangan mencengkeram lutut seperti menggenggam, diiringi thuma'ninah (tenang sejenak minimal selama ucapan tasbih).
Tips untuk Mualaf / Pemula: Jangan terburu-buru berdiri; pastikan seluruh tulang kembali diam dan tenang sebelum membaca tasbih.
7

7. I'tidal (Bangkit dari Ruku') & Thuma'ninah

Rukun Wajib
Posisi Tubuh: Berdiri tegak lurus kembali mengangkat kedua tangan

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

Pelafalan Latin:

Sami'allāhu liman hamidah. Rabbanā wa lakal-hamdu hamdan katsīran thayyiban mubārakan fīh.

Artinya:

Allah mendengar orang yang memuji-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mulah segala puji, pujian yang banyak, baik lagi penuh keberkahan.

Penjelasan Syar'i: Bangkit dari ruku' sambil mengucapkan "Sami'allahu liman hamidah", lalu berdiri tegak sempurna dengan tenang (thuma'ninah) sambil membaca pujian.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Jika belum hafal versi panjang, cukup baca: "Rabbanā wa lakal-hamd".
8

8. Sujud Pertama & Thuma'ninah

Rukun WajibDibaca 3x
Posisi Tubuh: 7 Anggota tubuh menempel di lantai (dahi+hidung, 2 telapak tangan, 2 lutut, 2 ujung jari kaki)

سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Pelafalan Latin:

Subhāna rabbiyal-a'lā wa bihamdih (Dibaca 3x)

Artinya:

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan dengan memuji-Nya.

Penjelasan Syar'i: Sujud adalah posisi paling dekat seorang hamba dengan Allah. Pastikan 7 anggota tubuh menempel kuat di alas sujud, jari kaki ditekuk menghadap kiblat.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Lengan jangan ditempelkan ke lantai (seperti posisi anjing), angkat sedikit siku agar renggang dari lambung.
9

9. Duduk di Antara Dua Sujud (Iftirasy)

Rukun Wajib
Posisi Tubuh: Duduk di atas telapak kaki kiri, kaki kanan ditegakkan jari menghadap kiblat

رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاجْبُرْنِي، وَارْفَعْنِي، وَارْزُقْنِي، وَاهْدِنِي، وَعَافِنِي، وَاعْفُ عَنِّي

Pelafalan Latin:

Rabbighfir lī, warhamnī, wajburnī, warfa'nī, warzuqnī, wahdinī, wa 'āfinī, wa'fu 'annī.

Artinya:

Ya Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, cukupkanlah kekuranganku, tinggikanlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, sehatkanlah aku, dan maafkanlah kesalahanku.

Penjelasan Syar'i: Duduk tegak tenang (thuma'ninah) dengan kedua tangan diletakkan di atas kedua paha dekat lutut.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Doa ini berisi 8 permohonan dunia dan akhirat yang sangat lengkap. Hayati artinya saat membacanya.
10

10. Sujud Kedua & Thuma'ninah

Rukun WajibDibaca 3x
Posisi Tubuh: Sujud dengan 7 anggota tubuh sama seperti sujud pertama

سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Pelafalan Latin:

Subhāna rabbiyal-a'lā wa bihamdih (Dibaca 3x)

Artinya:

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan dengan memuji-Nya.

Penjelasan Syar'i: Turun kembali ke posisi sujud dengan takbir ("Allahu Akbar") lalu membaca tasbih sujud 3 kali secara tenang.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Setelah sujud kedua selesai, bangkitlah berdiri untuk melanjutkan rakaat berikutnya (kecuali di rakaat terakhir atau rakaat ke-2 sholat 4 rakaat).
11

11. Tasyahud Awal (Rakaat ke-2 pada Sholat 3 & 4 Rakaat)

Sunnah Muakkad
Posisi Tubuh: Duduk iftirasy, telunjuk kanan memberi isyarat ke arah kiblat

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

Pelafalan Latin:

At-tahiyyātul-mubārakātush-shalawātuth-thayyibātu lillāh. As-salāmu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullāhi wa barakātuh. As-salāmu 'alainā wa 'alā 'ibādillāhish-shālihīn. Asyhadu allā ilāha illallāh, wa asyhadu anna Muhammadan rasūlullāh. Allāhumma shalli 'alā Muhammad.

Artinya:

Segala kehormatan, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya tercurah kepadamu wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad.

Penjelasan Syar'i: Duduk di rakaat kedua pada sholat Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Jari telunjuk kanan diangkat saat mengucap kalimat syahadat.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Pada Sholat Subuh tidak ada tasyahud awal, langsung menuju Tasyahud Akhir.
12

12. Tasyahud Akhir & Shalawat Ibrahimiyyah

Rukun Wajib
Posisi Tubuh: Duduk Tawarruk (pantat menempel di lantai, kaki kiri diselipkan di bawah kaki kanan)

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Pelafalan Latin:

At-tahiyyātul-mubārakātush-shalawātuth-thayyibātu lillāh. As-salāmu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullāhi wa barakātuh. As-salāmu 'alainā wa 'alā 'ibādillāhish-shālihīn. Asyhadu allā ilāha illallāh, wa asyhadu anna Muhammadan rasūlullāh. Allāhumma shalli 'alā Muhammad wa 'alā āli Muhammad, kamā shallaita 'alā Ibrāhīm wa 'alā āli Ibrāhīm, wa bārik 'alā Muhammad wa 'alā āli Muhammad, kamā bārakta 'alā Ibrāhīm wa 'alā āli Ibrāhīm, fil-'ālamīna innaka hamīdun majīd.

Artinya:

Segala kehormatan, keberkahan, shalawat, dan kebaikan bagi Allah. Keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya bagimu wahai Nabi. Keselamatan bagi kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan selain Allah, dan Muhammad utusan Allah. Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau bershalawat kepada Ibrahim dan keluarganya. Dan berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberkahi Ibrahim dan keluarganya di semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

Penjelasan Syar'i: Duduk tasyahud akhir dan membaca shalawat adalah rukun terakhir sebelum salam.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Sebelum salam, disunnahkan berdoa memohon perlindungan dari 4 hal: fitnah kubur, azab neraka, fitnah hidup & mati, serta fitnah Dajjal.
13

13. Mengucapkan Salam

Rukun Wajib
Posisi Tubuh: Menoleh ke kanan hingga pipi terlihat dari belakang, lalu ke kiri

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

Pelafalan Latin:

As-salāmu 'alaikum wa rahmatullāh

Artinya:

Semoga keselamatan dan rahmat Allah terlimpah kepada kalian.

Penjelasan Syar'i: Salam pertama menoleh ke kanan adalah rukun sholat yang menandai selesainya ibadah sholat. Salam kedua menoleh ke kiri adalah sunnah yang menyempurnakan.
Tips untuk Mualaf / Pemula: Ucapkan salam dengan suara terdengar dan niatkan menyapa malaikat pencatat amal di kanan dan kiri serta sesama muslim.
SholatDzikirTajwid